- Tipe dan spesifikasi alat pancang
- Jenis dan spesifikasi tiang pancang
- Data pemancangan (tinggi jatuh/ram stroke, panjang tiang tertanam, final set dan rebound, dsb)
- Koefisien empiris yang berbeda untuk tiap rumusan dinamik
Seluruh rumus dinamik merupakan rumus-rumus empiris, yang berarti
mengandung konstanta-konstanta empiris yang nilainya bergantung pada asumsi dan
kondisi pada saat rumus tersebut dibuat dan dikembangkan dari hasil pemantauan
perhitungan dan percobaan yang dilakukan dalam rentang waktu tertentu.
Sampai saat ini belum ada rumus dinamik yang merupakan rumus analitis murni yang bisa mendekati dan konsisten dalam segala situasi dan kondisi pemancangan.
Sampai saat ini belum ada rumus dinamik yang merupakan rumus analitis murni yang bisa mendekati dan konsisten dalam segala situasi dan kondisi pemancangan.
Beberapa rumus dinamik yang banyak dipakai :
- Modified Engineering News Record (ENR) Formula
- Eytelwein Formula
- Modified Hiley Formula
- Gates Formula
- Pacific Coast Uniform Building Code (PCUBC) Formula
Beberapa manual
atau spesifikasi alat pancang menyertakan rumus dinamik yang direkomendasikan
untuk alat yang bersangkutan, dapat dipakai dan dilakukan cross check dengan
rumus-rumus lain.
Hasil
perhitungan antara rumus-rumus dinamik yang ada terkadang memberikan nilai yang
berbeda cukup jauh, hal itu dikarenakan rumus-rumus tersebut dikembangkan
secara empiris dan akurasinya masing-masing tergantung pada :
- kondisi lapisan tanah di lokasi pekerjaan
- jenis alat pancang yang digunakan untuk melaksanakan pemancangan
- sifat dan perilaku material tiang pancang yang digunakan
- sifat dan kondisi penghentian pekerjaan pemancangan atau tipe pondasi tiang pancang tunggal yang digunakan (end bearing atau friction atau gabungan keduanya)
Jadi dalam satu
proyek di suatu area mungkin rumus Modified ENR yang lebih mendekati aktual
(hasil PDA Test maupun Loading Test) tapi di area lain rumus Eytelwein yang
lebih mendekati, dsb. Kondisi ini membuat beberapa kalangan engineer
pondasi umumnya tidak memakai atau tidak mempercayai rumus dinamik untuk
penetapan kapasitas pondasi, dan hanya menggunakannya untuk penentuan sudah
bisa dihentikan atau tidaknya proses pemancangan tiang.
Untuk penetapan daya dukung
atau kapasitas pondasi tiang tunggal, mereka lebih mempercayakan pada hasil pengujian PDA Test
maupun Loading Test. Pada umumnya dilakukan analisa dari beberapa rumus dinamik
dan dibandingkan rumus mana yang lebih mendekati hasil pengujian PDA Test dan
Static Loading Test yang dilakukan, untuk analisa menyeluruh daya
dukung yang lebih mendekati aktual untuk keseluruah pondasi tiang pancang
tunggal.
Berikut ini beberapa Formula yang sering dipergunakan untuk evaluasi saat pemancangan tiang :
MODIFIED ENR FORMULA
EYTELWEIN FORMULA
HILEY FORMULA
GATES FORMULA
PASIFIC COAST UNIFORM BUILDING CODE (PCUBC) FORMULA




